Sopyan Hardyansyah. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Contoh proposal penelitian

PROPOSAL PERMOHONAN IZIN PENELITIAN

Diajukan Kepada Kepala Kantor Kesbang Politik dan Linmas Kabupaten Bandung

 

 

 

 

Oleh:

 

Sopyan Hardyansyah

Nim: B1C100084

 

 

Program Studi Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Bale Bandung (UNIBBA)

 

PROPOSAL PERMOHONAN IZIN PENELITIAN

 

      I.            Latar Belakang Masalah

Bangsa besar adalah bangsa yang mampu menghormati sejarahnya, adapun dalam pelaksanaannya bisa ditempuh dengan cara, menambah ilmu pengetahuan mengenai kesejarahan lokal maupun nasional. Upaya tersebut dilakukan sebagai usaha dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya ketahanan nasional suatu bangsa. Dengan mengetahui sejarah masa silam, manusia akan belajar untuk lebih baik lagi, sehingga diharapkan kejadian fenomenal masa silam tidak terulang lagi dan cukup memberikan pembelajaran bagi manusia setelahnya.

Berkaitan dengan ketahanan nasional suatu bangsa, seyogyanya diperlukan suatu apresiasi yang tinggi dari generasi penerus bangsa mengenai pengetahuan, pemahaman, dan ilmu pengetahuan dalam hal sejarah lokal yang bersifat kedaerahan dan nasional yang bersifat wilayah terpadu dengan konteks bangsa. Dengan demikian diharapkan generasi bangsa mempunyai rasa memiliki serta penghargaan atas jasa-jasa para pahlawan sebelumnyademikian juga untuk para pahlawan-pahlawan pada zamannya. Akan tetapi, bagaimana penghargaan, penghormatan, apresiasi, serta pembelajaran kearah yang lebih baik didapat? apabila generasi mudanya tidak pernah berupaya dalam mencari tahu sejarah lokal maupun nasionalnya.

Adanya arsip-arsip sejarah dan cerita rakyat yang tidak diketahui banyak orang, menandakan adanya suatu kepincangan pengenalan sejarah sosial-budaya; sedangkan, masyarakat dan lebih luasnya warganegara suatu bangsa, memerlukan pengetahuan sejarah tersebut untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan bela bangsanya. Selain itu, adanya ketertutupan sejarah untuk diceritakan oleh para pemegang pengetahuan, dapat dimaknai sebagai keengganan bercerita perihal sejarah dan kesejarahan, yang dikarenakan pada faktor keyakinan terlalusakraluntuk diceritakan atau diasumsikan juga sebagai keterbatasan dalam memaparkan cerita, karena kurangnya ranah kosakata bahasa serta kesistematisan dalam pengungkapannya. Sehingga pewarisan pengetahuan dan ilmu pengetahuan akan sejarah masa silampun terhambat. Namun demikian peneliti berharap, setidaknya dapat mengetahui untuk sampai beruntungnya bisa mengarsipkannya dalam dokumen. Oleh karena itu, peneliti dalam hal ini berupaya bekerjasama dengan Kesbang dan Linmas Kabupaten Bandung serta Kecamatan Banjaran untuk membantu lancarnya proses pelaksanaan penelitian ini.

 

 

   II.            Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah didalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.      Siapa saja pendiri Banjaran, bagaimana proses berdirinya Banjaran, hingga perkembangan Banjaran dewasa ini?

2.      Siapa saja tokoh-tokoh yang pernah memimpin Banjaran dari awal sampai sekarang?

3.      Berapa luas wilayah Banjaran, serta dimana letak batas-batasnya?

4.      Berapa jumlah desa dan kampung yang terangkum dalam wilayah Banjaran, serta bagaimana sejarah dari masing-masing penamaan desa dan kampung itu sendiri?

5.      Apakah di Banjaran terdapat situs-situs budaya? Jika ada, dimana situs situs itu berada?

 

III.            Tujuan Penelitian

Dalam penelitian ini, peneliti memiliki beberapa tujuan yang menjadi acuannya, yakni sebagai berikut:

1.      Untuk mengetahui sejarah dari mulai siapa pendiri Banjaran, bagaimana proses berdirinya Banjaran, hingga perkembangan Banjaran dewasa ini

2.      Untuk mengetahui para tokoh Banjaran dari awal kepemimpinan sampai sekarang

3.      Untuk mengetahui luas wilayah Banjaran, termasuk juga didalamnya batas-batas Banjaran

4.      Untuk mengetahui jumlah desa?, kampung yang termasuk kedalam wilayah Banjaran, termasuk juga didalamnya sejarah penamaan daerah masing-masing

5.      Untuk mengetahui situs-situs budaya yang berada diwilayah Banjaran

6.      Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Basa Sunda yang diampu oleh: Agus Suherman, M. Hum.

 

IV.            Kegunaan Penelitian

Hasil dari penelitian ini akan dipergunakan sebagai media pembelajaran dalam bentuk teks dokumen untuk kepentingan pendidikan, sebagai upaya dalam memperkaya khasanah pengetahuan dengan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta bela bangsa dan Negara. Adapun pelaksanaannya adalah dengan cara menceritakan kembali hasil penelitian kepada para siswa. Selain itu, besar harapan hasil penelitian ini dapat menjadi sumber referensi dan motivasi untuk peneliti sendiri khususnya, dan pembaca pada umumnya untuk bisa mencari lebih banyak lagi pengetahuan mengenai sejarah sebagai pembelajaran kearah yang lebih baik.

 

   V.            Metode Penelitian

Dalam kegiatan penelitian ini, peneliti mempergunakan metode kualitatif dengan cara mengobservasi lokasi penelitian, melakukan komunikasi dengan Kepala Kecamatan Banjaran serta Kepala Kesbang Politik dan Linmas Kabupaten Bandung. Sehingga didapatkan keterangan-keterangan yang bersifat non statistik dalam konteksBanjaran’. Selain itu, untuk memperkuat keterangan seyogyanya dibutuhkan sumber referensi berupa buku atau hal lainnya yang bersifat dokumenter dari pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, penelitian ini bersifat ilmiahsesuai dengan fakta yang ada dengan mempergunakan keilmuan empiris; sedangkan keberadaan buku atau hal lainnya yang bersifat dokumenter dari pihak-pihak terkait akan dipergunakan sebagai metode kajian pustaka oleh peneliti.

 

VI.            Tempat dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Penelitian:

Adapun pelaksanaannya, akan diadakan pada:

Tgl/Hari: 3 Maret/ Sabtu

Jam : 13.00 Wib s/d selesai

Tempat : Banjaran dan sekitarnya

 

VII.            Sumber-sumber referensi yang dibutuhkan sebagai pendukung

Untuk memperlancar kegiatan penelitian ini, setidaknya dibutuhkan sember referensi berupa dokumen-dokumen yang berkenaan dengan konteksBanjaran’. Adapun bentuknya bisa berupa: video, foto, arsip dokumen (buku) dan lain sebagainya. Oleh karena itu, peneliti berharap agar mendapat dukungan dari semua pihak, demi lancarnya observasi penelitian ini.

 

VIII.            Lampiran-lampiran

Bersama proposal ini, saya lampirkan daftar isian keterangan permohonan izin penelitian/ kegiatan/ rekomendasi/ survey/ pkl, berikut persyaratan yang tertera didalam permohonan izin tersebut adalah sebagai berikut:

 

1.      Surat yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kesbang Politik dan Linmas Kabupaten Bandung dari pihak Universitas Bale Bandung (UNIBBA)

2.      Surat yang ditujukan kepada Kepala Kecamatan Banjaran dari pihak Universitas Bale Bandung (UNIBBA)

3.      Proposal

4.      Angket Pertanyaan

5.      Pas photo 2 (dua) lembar

6.      Mahasiswa Photo Copy

7.      Non Universitas Photo Copy

Bersamaan dengan adanya proposal permohonan izin penelitian ini, diharapkan menjadi maklum adanya dari pihak-pihak terkait yang akan membantu peneliti dalam melaksanakan tugasnya guna kepentingan pembelajaran.

 

 

Bandung, 3 Maret 2012

 

Pemohon,

 

 

Sopyan Hardyansyah

Nim: B1C100084

 

ANGKET PERTANYAAN

 

 

1. Siapa saja pendiri Banjaran, bagaimana proses berdirinya Banjaran, hingga perkembangan Banjaran dewasa ini?

 

 

 

2. Siapa saja tokoh-tokoh yang pernah memimpin Banjaran dari awal sampai sekarang?

 

 

 

3. Berapa luas wilayah Banjaran, serta dimana letak batas-batasnya?

 

 

 

4. Berapa jumlah desa dan kampung yang terangkum dalam wilayah Banjaran, serta bagaimana sejarah dari masing-masing penamaan desa dan kampung itu sendiri?

 

 

 

5. Apakah di Banjaran terdapat situs-situs budaya? Jika ada, dimana situs situs itu berada?

 

 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar